Tampilkan postingan dengan label hidup sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup sehat. Tampilkan semua postingan

09 Juni 2013

Ini masalah pilihan: apakah kamu memilih untuk bahagia atau tidak?

Suatu ketika John C Maxwell pernah dipilih menjadi seorang pembicara di sebuah seminar bersama istrinya. Ia dan istrinya, Margaret, diminta menjadi pembicara pada beberapa sesi secara terpisah. Ketika Maxwell sedang menjadi pembicara, istrinya selalu duduk di barisan terdepan dan mendengarkan seminar suaminya. begitu Sebaliknya.

Ceritanya, suatu ketika sang istri, Margaret, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi seminar tentang kebahagiaan. Seperti biasa, Maxwell duduk di bangku paling depan dan mendengarkan. Dan di akhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan, dan di akhiri dengan interaksi tanya jawab dengan pembicara.

Di sesi tanya jawab itu, setelah beberapa pertanyaan, seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya. Ketika diberikan kesempatan, pertanyaan ibu itu seperti ini, “Miss Margaret, apakah suami Anda membuat Anda bahagia?”
Seluruh ruangan langsung terdiam. Satu pertanyaan yang bagus. Dan semua peserta penasaran menunggu jawaban Margaret. Margaret tampak berpikir beberapa saat dan kemudian menjawab, “Tidak.”
Seluruh ruangan langsung terkejut. “Tidak,” katanya sekali lagi, “John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia.”
Seisi ruangan langsung menoleh ke arah Maxwell. (Betapa malunya Maxwell saat itu.) Dan Maxwell juga menoleh-noleh mencari pintu keluar. Rasanya ingin cepat-cepat keluar. Malu ui!
Kemudian, lanjut Margaret, “John Maxwell adalah seorang suami yang sangat baik. Ia tidak pernah berjudi, mabuk-mabukan, main serong. Ia setia, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap saja dia tidak bisa membuatku bahagia.”
Tiba-tiba ada suara bertanya, “Mengapa?”
“Karena,” jawabnya, “tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaanku selain diriku sendiri.”

05 September 2011

KERJA KERAS DAN KERJA CERDAS

BUKAN KERJA KERAS ATAU CERDAS, TAPI KERJA EKSTRA Ada banyak kisah menarik yang bisa dipetik dari medan perang dunia kedua. Salah satunya adalah kisah perlombaan untuk saling memecahkan rahasia sandi pihak musuh. Setelah berusaha menciptakan berbagai kode sandi yang sulit, Jerman akhirnya mengembangkan sebuah mesin bernama Enigma yang sangat terkenal Dan sulit dipecahkan. Selama bertahun-tahun alat ini menjadi problem pelik bagi pihak sekutu, khususnya Amerika. Namun, setelah bertahun-tahun berusaha, akhirnya sandi Jerman itu pun bisa dipecahkan juga. Lantas, memahami bahwa bagaimanapun berbagai teknik Dan cara dengan mesin sandi memiliki pola keteraturan yang pada akhirnya gampang untuk dipecahkan. Amerika pun berpikir keras. Akhirnya, pada tahun 1942, Angkatan Bersenjata AS merekrut Dan melatih 29 pemuda Indian Navajo Dan mengirim mereka ke pangkalan yang amat dijaga kerahasiaannya. Orang-orang ini disebut sebagai "penyampai pesan" (the messenger). Mereka diminta untuk memikirkan sebuah sandi khusus dalam bahasa asli mereka yang akan sulit dipecahkan musuh. Mereka berhasil, sandi itu pun tak pernah dapat dipecahkan sampai sekarang. Dan puluhan tahun setelah perang berakhir, sandi rahasia itu tetap tersimpan aman, untuk berjaga-jaga seandainya dibutuhkan lagi. Itulah kisah persaingan untuk menjadi lebih baik, yang terinspirasi dari dunia perang yang sesungguhnya. Yang kali ini diwakili dengan perang menciptakan kode sandi yang sulit untuk dipecahkan oleh pihak musuh. Pertanyaannya sekarang bagaimanakah perang sandi ini relavan dengan kehidupan personal Kita? Cobalah Anda perhatikan di sekitar Anda, apalagi kalau Kita berada di dunia bisnis. Sebenarnya, kitapun terus-menerus berada di medan perang. Perang untuk menjadi lebih baik, perang agar diingat oleh konsumen Kita, perang agar peringkat Kita naik, perang agar market share Kita semakin besar. Bukanlah itulah perang yang tengah Kita geluti? Artinya, kitapun berada dalam suasana perang 'mencapai kesuksesan' yang lebih baik. Memang bukan fisik, tetapi secara mental, Kita terus-menerus berada di medan perang itu. Bukan Kerja Keras atau Cerdas, Tapi Kerja Extra Analogi tetang perang Dan bagaimana para militer menyikapi medan perang, merupakan bentuk pembelajaran terbaik bagaimana Kita seharusnya menyikapi perang 'kesuksesan bisnis serta karir' Kita saat ini. Lihatlah seorang tentara atau pasukan yang berperang. Mereka dituntut bekerja, bukan saja keras tetapi juga cerdas. Dua-duanya diperlukan. Seorang pasukan, kadang harus bangun awal sebelum musuhnya bergerak. Kadang pula harus menyerang ketika musuhnya tertidur. Bahkan, untuk mencapai suatu target, mereka kadang harus bersusah payah melewati medan yang sulit, mengamati Dan menyelidiki dengan seksama bahkan tidak boleh beristirahat, sampai tujuan itu tercapai. Itulah kerja keras yang ditunjukkan. Tetapi, kerja keras, juga percuma. Percuma saja, seandainya para pasukan bekerja keras dengan hanya membawa anak panah Dan pisau, seandainya musuh sudah menggunakan senapan. Tetapi, percuma juga menyerang pagi-pagi dengan senapan sederhana, sementara musuh sudah menggunakan senjata otomatis yang mampu memuntahkan begitu banyak peluru sekali ditarik pelatuknya. Jadi, seorang pasukan juga dituntut menemukan cara yang lebih hebat, Dan cara yang lebih baik. Itulah berpikir cerdik. Nah, dalam kenyataannya, sekarang ini banyak orang mengatakan, "Janganlah bekerja keras, bekerjalah lebih cerdas!". Maka, menurut saya hal itu, tidaklah benar. Kita membutuhkan kerja extra. Artinya ya mencakup kerja keras Dan juga kerja cerdas. Masalahnya, kalau hanya kerja keras, bisa saja Kita terus melakukan hal yang sama tetapi sebenarnya yang Kita lakukan adalah hal yang bodoh. Melalukan hal yang sama dengan cara lama, padahal sudah Ada cara yang lebih efektif Dan lebih cepat, itulah bentuk kelalaian atau kebodohan. Tapi di sisi lain, istilah kerja cerdas pun bisa mengandung makna yang negatif, seolah-olah 'beti' (beda tipis) dengan kerja orang yang malas. Jadi kedua-duanya Kita perlukan untuk berhasil. Bayar Ongkos Kerja Extra Baru-baru ini Ada seorang penyanyi wanita musik country yang baru saja mendapatkan Grammy Award. Untuk penghargaan ini, dia harus menunggu sekitar 9 tahun lamanya. Dan pada saat diwawancarai, IA mengatakan, "Setiap tahun saya gagal, saya tahu bahwa saya harus bekerja lebih keras Dan berlatih lebih banyak lagi dari penyanyi yang lain. Saat mereka sudah tidur, saya masih latihan Dan saat mereka belum bangun, saya sudah mulai latihan". Itulah kerja keras yang dibayar oleh di penyanyi ini. Tetapi, jawabannya belum cukup hanya sampai disitu. Ia pun mengatakan, "Setiap Ada kesempatan, saya pun melihat Dan mendengarkan bagaimana suatu lagu dinyanyikan. Saya berlatih serta menperdalam teknik menyanyi mereka serta bereksperimen dengan teknik menyanyi yang baru. Itulah yang membuat saya seperti sekarang!" Nah itulah bentuk kerja cerdas-nya. Hal ini mengajarkan kepada Kita tentang ongkos sukses yang sesungguhnya yakni kerja keras serta kerja cerdas penyanyi sukses tersebut. Ini juga berarti kalau Kita pun ingin sukses dalam karir Dan bisnis Kita, mungkin saatnya buat Kita untuk bekerja keras Dan bekerja lebih cerdas. Aplikasi Kerja Extra Sekali lagi, kerja ekstra adalah gabungan antara kerja keras Dan kerja cerdas. Banyak orang ingin sukses Dan berhasil tetapi belum sukses-sukses karena hanya mau kerja cerdasnya, tetapi kurang kerja kerasnya. Mereka bangun lebih siang, sibuk memikirkan waktu liburan, senang ngobrol Dan chatting serta menghabiskan waktu untuk hal-hal yang sebenarnya tidak memberikan nilai tambah. Banyak bermimpi Dan berandai-andai serta mudah menyerah. Orang-orang seperti ini, senang sekali ketika diajarkan bahwa mereka harus 'kerja cerdas'. Mereka berpikir bisa menghasilkan pekerjaan kualitas bagus dengan cara-cara yang 'malas'. Tentu saja ini kesalahan yang fatal! Akibatnya, mereka biasanya jarang sukses dan berhasil. Padahal, Malcolm Gladwell dalam bukunya 'Outliers' mengatakan dibutuhkan sekitar 10.000 jam terbang, bagi seseorang untuk sampai betul-betul dikatakan 'master' dalam bidangnya. Perhatikan mereka-mereka yang sukses, pasti ada unsur kerja kerasnya. Sampai-sampai dikatakan bahwa Michael Jordan yang sukses pun masih tetap latihan, sementara orang-orang susah capek latihan dan pulang ke rumahnya. Selain kerja keras, tentu saja perlu kerja cerdas. Artinya, kita pun harus mempertanyakan pula apakah ada cara-cara yang lebih baik daripada yang kita lakukan selama ini. Cobalah untuk selalu terbuka mata Anda. Sering-seringlah amati dan lihat kompetitor Anda. Lihat bagaimana mereka melakukannya. Apa yang membuat mereka menjadi lebih baik. Lantas, Anda harus memikirkan apa cara yang lebih baik yang bisa Anda lakukan dibandingkan mereka. Itulah yang namanya kerja cerdas. Seperti kisah di atas soal bagaimana tentara Amerika akhirnya menggunakan pemuda suku Navajo untuk menciptakan bentuk sandi yang baru, demikianlah mereka memberikan contoh cara bekerja cerdas. Mulai sekarang, semoga kita tidak hanya punya goal dan impian tetapi juga bersedia melakukan kerja ekstra kita. Artinya, kalau ingin sukses, kita harus bekerja jauh lebih rajin dan lebih disiplin dibandingkan yang lain. Selain itu, kita pun perlu bekerja lebih cerdas. Selalu ada ongkos untuk menjadi sukses, sahabatku!

03 September 2011

kutipan dari John C Maxwell

Apakah anda merasa bosan dengan kehidupan anda?

- Semua orang yang telah sukses pada dasarnya telah membentuk kebiasaan mengerjakan hal-hal yang tidak suka dan tidak mau dikerjakan oleh para pecundang.

- Janganlah sekedar belajar sesuatu dari pengalaman, tapi belajarlah yang positif.

- Apakah anda bosan dengan hidup? mungkin pengharapan anda yang kadaluarsa.

- Tak ada yang baik maupun buruk tetapi pemikiran kitalah yang menjadikannya demikian.

- Orang berubah bukan karena paksaan atau intimidasi, melainkan oleh teladan.

- Keuletan adalah kekeras-kepalaan yang bertujuan.

- Jangan pernah melepaskan suatu impian hingga anda siap bangkit dan menjadikannya kenyataan.

- Latihan bukanlah menyempurnakan, melainkan menjadikannya permanen.

- Semakin keras anda bekerja, semakin sulit anda menyerah.

- Kalau anda ingin tidur dengan lelap, setiap paginya anda harus bangun dengan tekad.

- Pertama kita bentuk kebiasaan-kebiasaan. Kemudian kebiasaan-kebiasaan membentuk kita.

- Selagi muda kita ingin mengubah dunia. Setelah tua kita ingin mengubah yang muda.

- Para pengeluh hanya berprestasi kalau sedang bersemangat. Para pemenang berprestasi bahkan ketika sedang tidak bersemangatpun.

- Inspirasi tanpa keringat adalah melamun. Keringat tanpa inspirasi adalah mimpi buruk.

- Semua prestasi datang dari berani memulai.

- Agar dapat naik ke atas, anda harus berkorban.

- Allah lah yang memilih apa yang kita alami,kitalah yang memilih bagaimana kita melaluinya.

- Pengalaman adalah mengetahui banyak hal yang seharusnya tidak anda lakukan.

- Akuilah kegagalan anda segera dan dengan rendah hati. Orang sudah tahu kalau anda keliru, tetapi mereka akan menghargai sikap anda yang benar.

- Siapapun yang telah membuat kekeliruan dan tidak mengoreksinya, sama saja membuat kekeliruan lain.

- Komitmen ketika menghadapi konflik menghasilkan kasakter.

03 Maret 2011

Apa artinya cinta?

"Apa artinya cinta?", Ide bagaimana Anda akan menjelaskannya? Tidak mudah, kan. Beberapa tahun yang lalu, sekelompok anak-anak usia antara 4 dan 8 ditanya "Apa artinya cinta?". Berikut adalah yang terbaik dari jawaban mereka. Ada yang lucu, beberapa wawasan, sebagian manis, sebagian manis dan beberapa benar-benar menangkap esensi dari apa itu cinta yang sebenarnya. Kesederhanaan dan kemurnian pikiran anak-anak membuat beberapa jawaban yang lebih mendalam, benar dan menyentuh dari apa pun sebagian besar dari kita bisa pikirkan.


Cinta menurut Anak-anak.

"Ketika seseorang mencintai Anda, cara mereka menyebut nama Anda secara berbeda. Kau hanya tahu bahwa nama Anda aman dalam mulut mereka. Billy - usia 4

"Cinta adalah ketika seorang gadis memakai parfum dan anak laki-laki memakai pencukur cologneand mereka pergi keluar dan bau satu sama lain." Karl - usia 5

"Cinta adalah ketika Anda pergi keluar untuk makan dan memberikan seseorang sebagian besar kentang goreng Anda tanpa membuat mereka memberikan salah satu dari mereka." Chrissy - usia 6

"Cinta adalah apa yang membuat Anda tersenyum ketika Anda lelah." Terri - usia 4

"Cinta adalah ketika ibu saya membuat kopi untuk papa saya dan dia mengambil sipbefore memberikannya kepada dia, untuk memastikan rasanya OK." Danny - usia 7

"Cinta adalah ketika Anda mencium sepanjang waktu. Kemudian ketika Anda bosan mencium, Anda masih ingin bersama dan Anda berbicara lebih. Mommy dan Daddy ku seperti itu. Mereka tampak kotor ketika mereka mencium "Emily - usia 8

"Cinta adalah apa yang ada di ruangan dengan Anda di Natal jika kamu berhenti membuka hadiah dan mendengar." Bobby - usia 7

"Jika Anda ingin belajar mencintai yang lebih baik, Anda harus mulai dengan seorang teman yang kamu benci," Nikka - usia 6

"Cinta adalah ketika Anda memberitahu seorang pria Anda suka kemejanya, lalu dia memakainya sehari-hari." Noelle - usia 7

"Cinta itu seperti wanita tua sedikit dan seorang pria tua yang masih berteman> bahkan setelah mereka saling mengenal dengan sangat baik." Tommy - usia 6

"Selama resital piano, saya berada di panggung dan aku takut. Aku menatap semua orang menonton saya dan melihat ayahku melambai dan tersenyum. Dia adalah satu-satunya melakukan hal itu. Aku tidak takut lagi "Cindy - usia 8.

"Ibu saya mencintai saya lebih dari anybody.You tidak melihat orang lain berciuman saya untuk tidur di malam hari." Clare - usia 6

"Cinta adalah ketika Mommy Daddy memberikan potongan ayam yang terbaik." Elaine-age 5

"Cinta adalah ketika Ibu melihat Ayah bau dan berkeringat dan masih mengatakan dia tampan dari Brad Pitt." Chris - usia 7

"Cinta adalah ketika anak anjing anda menjilati wajah Anda bahkan setelah Anda meninggalkannya sendirian sepanjang hari." Mary Ann - usia 4

"Saya tahu kakakku mencintaiku karena dia memberikan saya semua pakaian tua dan harus pergi keluar dan membeli yang baru." Lauren - usia 4

"Ketika nenek saya mendapat arthritis, dia tidak bisa membungkuk dan mencat kuku lagi. Jadi kakek saya melakukannya untuk sepanjang waktu, bahkan ketika tangannya juga mendapat arthritis. Itulah cinta "Rebecca-usia 8.

"Ketika Anda mencintai seseorang, bulu mata Anda naik dan turun dan bintang-bintang kecil keluar dari Anda." (Apa gambar) Karen - usia 7

"Kau benar-benar tidak harus mengucapkan" Aku cinta kamu 'kecuali jika Anda bersungguh-sungguh. Tetapi jika Anda sungguh-sungguh, kau harus mengatakannya banyak. Orang lupa "Jessica - usia 8.

07 Februari 2011

MARI ANTISIPASI SERANGAN JANTUNG..

Misalnya saat Anda sedang sibuk kerja, atau Anda sedang dlm perjalanan pulang dg mengendarai mobil sendirian atau sedang berada di jalan pada sebuah transportasi Publik.

Boleh jadi, suatu ketika tiba2 Anda merasakan sakit yg sangat di dada & mulai menjalar ke lengan & dagu.

Itu pertanda, Anda sedang menghadapi Serangan Jantung..

Namun, jarak ke RS yg terdekat kira2 masih 5 Km. Lebih celakanya lagi, Anda tak tahu apakah Anda mampu bertahan sampai sejauh itu.

Saat sendirian itu, kena serangan jantung, bagaimana cara pertolongan pertamanya?

Seseorg ketika jantungnya tdk dpt berdenyut secara normal serta merasa hampir pingsan, ia hanya mempunyai wkt kira2 10 detik, setelah itu akan hilang kesadaran & pingsan.

Jika di sekitar Anda, tdk ada org memberi pertolongan pertama, penderita hrs memanfaatkan 10 detik yg singkat ini usaha utk menolong dirinya sendiri.

Harus Bagaimana ?

Jawabannya:

JANGAN PANIK, USAHAKAN BERBATUK TERUS DG SEKUAT TENAGA...

SETIAP KALI SEBELUM BATUK, HRS TARIK NAFAS DLM2 KEMUDIAN BER BATUK DENGAN KUAT2, DALAM2 & PANJANG2, seperti hendak mengeluarkan dahak yg berada dlm dada...

SETIAP SELANG 2 DETIK HRS TARIK NAFAS SEKALI & BERBATUK SEKALI hingga pertolongan tiba, atau kalau merasa denyut jantung sdh normal, baru boleh beristirahat.

Tujuan tarik nafas:
Untuk memasukkan Oxygen ke dlm paru2.

Tujuan batuk :
Untuk menekan jantung, agar aliran darah bersikulasi. Menekan jantung jg dpt membantu denyut jantung kembali normal. Pertolongan cara ini maksudnya, agar penderita mempunyai kesempatan utk pergi ke Rumah Sakit.

(Sumber: Artikel Journal of General Hospital Rochester no 240)

20 November 2008

Membangun Wealthy Mindset

Oleh: Antonio Dio Martin

I made a small fortune.
I made a lot of money and I made a lot of other people wealthy.
(Jim Cramer)

Buku yang ditulis Steve Mariotti dan Mike Caslin benar-benar bacaan yang menarik. Buku berjudul The Very-very Rich ini memuat kisah spektakuler orang-orang terkaya di dunia. Saat usai membaca kisah demi kisah, saya menemukan kemiripan yang menjadi benang merah di antara para biliuner itu.
Ada satu hal menarik. Meskipun mereka berasal dari latar belakang hidup yang berbeda, tapi mereka mempunyai persepsi yang sama pada uang. Inilah konsep yang saya dapatkan dari Bob Proctor, seorang trainer terkemuka di bidang financial awareness tentang wealthy mindset atau pola pikir orang kaya.
Secara umum, wealthy mindset diartikan sebagai sebuah pola pikir, apa pun kondisi dan situasi orang saat ini, memandang positif hidup finansialnya. Selama Anda terus melihat diri Anda bermandikan kelimpahruahan finansial, sikap dan tindakan Anda itu akan memanifestasikan kondisi keuangan yang Anda dambakan. Bila Anda memiliki wealthy mindset ini, pikiran Anda akan berdampak pada tindakan. Laksana sentuhan Midas yang menjadikan apa pun yang dikerjakan saat ini menghasilkan kelimpahan.
Setiap hari kita bisa menciptakan mindset ini dalam diri kita sendiri. Ada beberapa tips yang layak diperhatikan. Pertama, Anda perlu mengatasi keyakinan yang membatasi Anda saat ini soal uang. Ternyata, banyak orang tanpa sadar memiliki keyakinan keliru soal uang. Dalam sebuah seminar, saya beberapa kali melakukan 'sentence completion test' di mana para peserta saya minta melengkapi kalimat yang ada. Tatkala saya mengatakan "uang adalah...", ada yang menyahut "bikin repot," "susah dicari", "butuh perjuangan besar untuk mendapatkannya." Bahkan, ada yang lebih parah mengatakan "uang sebagai akar dari segala kejahatan."
Keyakinan ini tanpa disadari telah membatasi kemampuan mereka untuk hidup nyaman dengan uang. Memang kita tidak mau ambisius mengangung-agungkan uang. Tapi, pandangan yang tepat soal uang merupakan kunci kepemilikan atas uang secara sehat. Problemnya, ada yang terlalu overvalue pada uang sehingga bersikap kikir dan tamak. Ada pula yang bersikap mudah dengan uang sehingga segala yang diperoleh malah hilang. Lain lagi dengan orang yang yakin bahwa uang susah didapat.
Pertama, asal tahu saja, kita akan sulit mendapatkan dan memelihara apa saja kalau kita tidak mampu beresonansi dengan baik. Pikiran dan sikap kita seharusnya beresonansi dengan secara nyaman dengan uang. Faktanya, uang tidak mempunyai nilai absolut pada dirinya sendiri. Nilai yang didapat lewat proses memperoleh dan kegunaan uang itulah yang membuatnya berharga. Misalnya, uang bisa membuat hidup lebih nyaman, bisa ditukar dengan barang-barang kebutuhan, dan bahkan dalam jumlah yang cukup mampu membebaskan kita dari problem finansial. Artinya, keluarga juga bisa merasa aman-aman saja. Uang juga bisa membantu kita dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik.
Jadi, uang bukanlah sesuatu yang buruk maupun jahat. Ia menjadi hamba yang baik, tetapi tuan yang jahat. Pikiran yang nyaman dengan uang akan menjadi magnet bagi uang untuk singgah dalam kehidupan kita.
Kedua, membangun mindset adalah putuskanlah Anda ingin menjadi kaya. Jangan hanya berhenti di sini saja. Anda harus mempunyai alasan tepat mengapa Anda ingin menjadi kaya. Ada hukum tak tertulis, "Orang tetap miskin karena mereka belum memutuskan ingin menjadi kaya." Katakan "ya" pada kekayaan dan berupayalah mencapainya. Alasan yang mendasari hendaklah bisa diterima secara logis dan emosional.
Ketiga, putuskan seberapa sesungguhnya yang Anda inginkan. Misalnya, rekening Anda dengan Rp2 juta setiap bulannya memang mencukupi. Tapi, Anda ingin Rp50 juta per bulannya. Mungkin anda butuh cara lain. Yang terpenting, upaya menyiapkan pikiran dan hati. Kita tidak boleh mengada-ada. Butuh sikap bijaksana.
Keempat, lakukan brainstorming untuk menentukan bagaimana cara mendapatkan apa yang Anda inginkan. Pikiran harus dibiarkan berkembang mencari peluang demi mewujudkan cita-cita Anda. Mungkin awalnya Anda harus mulia dengan mendaftar 10 hingga 20 ide yang bisa Anda coba. Sebagai contoh Jeff Bezos yang memelopori Amazon.com memulai dengan membuat 20 daftar barang yang ia ingin jual melalui internet. Awalnya, sama sekali tidak terpikir bahwa bukulah yang akan laku ia jual. Tetapi, ia mencoba-coba berbagai idenya dan ternyata buku menjadi pilihannya yang terbaik.
Kelima, bayangkan seandainya Anda sudah bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan. Lima tahun sebelum membeli rumahnya yang mewah, John Assaraf, salah seorang pengajar dalam buku The Secret telah membayangkannya setiap hari di dalam Vision Board yang ia buat. Jim Carrey, salah seorang bintang Hollywood menuliskan cek senilai $10 juta kepada dirinya sendiri, saat ia masih begitu miskinnya dan ia membayangkan hal itu bisa terbukti di tahun 1995. Ternyata, pada perayaan Thanksgiving, di tahun 1995 salah satu filmnya yakni "Ace Ventura: When Nature Calls" memberikannya penghasilan senilai $20 juta! Dalam hal ini, bayangkanlah pikiran serta diri kita telah siap menerima apa yang kita pikirkan. Hal inilah yang dilakukan oleh Wright Bersaudara saat membayangkan diri mereka terbang dan akhirnya mereka bisa membuktikan. Begitu pula yang terjadi dengan Columbus saat membayangkan dirinya berlayar.
Dalam hal ini, kita ingat kalimat yang diucapkan oleh Brian Tracy: "Semua perkembangan di dalam diri Anda dimulai dari perkembangan di dalam gambaran mental Anda".
~Tugas kita bukan untuk memastikan keberhasilan. Tugas kita hanya untuk memastikan bahwa kita mencoba, karena semua kesempatan untuk menang ada dalam upaya.~

Kunci Sukses Aristotle Onassis

* Jaga badanmu agar tetap sehat. Banggalah dengan fisik yang kita punya. Jangan risaukan hal-hal kecil, kita tidak sejelek seperti apa yang kita bayangkan.
* Jaga kulitmu agar tetap sehat. Karena kulit yang sehat akan tampak seperti orang yang banyak uang.
* Usahakan tersenyum, jangan suka cemberut. Perlihatkan bahwa segalanya beres. Dan, tunjukkan bahwa hidupmu sehari-hari selalu tampak menyenangkan.
* Jaga penampilanmu. Jangan pernah memperlihatkan dan menceritakan kemelaratanmu kepada siapapun. Karena biasanya orang benci pada orang yang melarat.
* Jangan tidur terlalu banyak. Kalau dapat mengurangi tidur 3 jam sehari, maka dalam setahun akan menambah waktu 1,5 bulan untuk meraih sukses.
* Makan secukupnya dan hindari makan enak. Jangan makan sambil bicara bisnis, tunggu sampai selesai dulu. Jangan menghabiskan waktu berjam-jam di meja makan selagi ada pekerjaan mendesak, yang menanti untuk segera diselesaikan.
* Kalau tidak punya modal, pinjam dulu dalam jumlah besar. Jangan meminjam dalam jumlah sedikit. Lalu segera kembalikan, jangan sekali-kali menunda jadwal pembayaran. Ini menyangkut reputasi, buat pemodal atau Bank percaya padamu.
* Pilihlah teman yang dapat mendorong prestasimu. Dan, berusahalah terus sampai berhasil. Hindari orang yang suka mematahkan semangatmu.
* Dengarkan orang lain. Buatlah orang lain merasa senang. Hormati mereka, maka kita akan dihormati oleh semua orang. Ini adalah kunci suksesku yang utama.

24 Oktober 2008

Cinta bukan hanya sekedar ungkapan emosi

ditulis oleh Ir. Stefanus Indrayana, MBA., dan Ir. Goenardjoadi Goenawan, MM.

hampir semua cerita tentang sukses dan bahagia tidak terlepas dengan kata Kasih atau mencintai.

- Mencintai adalah sasaran utama, sasaran yang lain adalah tambahan atau bonus, misalnya uang, sukses, kesenangan, kedudukan, nama baik. Mendapatkan semuanya tanpa mencintai pekerjaan akan berakhir dengan kehampaan, atau…
- Menggabungkan pekerjaan dengan mencintainya memberikan suatu hal yang positif dan terbaik dalam kehidupan, Kasih akan menjadikan pemimpin lebih baik lagi, membuat kita memberikan yang terbaik

Sebelum kita mendedikasikan kehidupan kita untuk orang, perkawinan, keluarga, perusahaan, ataupun apapun, mulailah dengan mendedikasikan diri kita terhadap “Kasih”, biarlah cinta menjadi tujuan dan menjadi inspirasi, mendukung dan menuntun langkah kita untuk dedikasi yang lain. Sekarang banyak perusahaan yang menyadari betapa pentingnya mencintai, bekerja dengan hati didalam perusahaan, sehingga perusahaan tidak malu malu lagi menggunakan kata kata mencintai, hati, jiwa, empati, karena mencintai adalah dasar utama yang mencakup seluruh kehidupan, tidak hanya masalah pekerjaan.

Beberapa ungkapan dan penggunaan manajemen yang berdasarkan love and compassionate sebagai berikut:
- Annita Roddick pendiri body shop mengatakan bahwa kegagalan dari suatu perusahaan umumnya karena tidak adanya kesatuan antara Love and work; kebanyakan perusahaan besar tidak menyebutkan kasih dalam kredo bisnisnya
- Samsung Electronics, sebagai perusahaan uang mengutamakan inovasi, teknologi dan desain yang sensasional, meluncurkan GWP - Great Working Place
program, menciptakan iklim saling percaya, lingkungan kerja yang menyenangkan dan meningkatkan kebanggaan, yang intinya berusaha lebih menyentuh hati para karyawannya
- Banyak perusahaan yang melakukan brand assimilation yaitu suatu kegiatan marketing internal didalam perusahaan sendiri untuk menyentuh hati karyawannya agar dapat menjadi duta dari merk mereka kepada masyarakat dan konsumen

Bagaimana kita mengetahui bahwa suara hati yang kita ikuti adalah suatu intuisi yang benar?
Suara hati yang benar dan diikuti biasanya memiliki tanda tanda yang positif misalnya kedamaian jiwa kita, kebahagiaan dan akan adanya beberapa mukjijat berupa berbagai keberuntungan dalam setiap langkah dan perjalanan sukses.

Mengikuti kata hati akan memberikan kita energi, peningkatan daya tahan, keberanian. Hal yang sangat diperlukan adalah keyakinan dan kesabaran. Akibatnya, hal hal yang kita kerjakan dengan mengikuti kata hati akan membuat kita BAHAGIA dan tentunya sekeliling kita akan merasakan manfaat akan hasil yang kita capai.

Contohnya penyanyi Opie Andaresta, seorang penyanyi terkenal yang sukses dalam menyanyikan lagu lagu balada yang sangat indah. Namun menurut pengakuannya, hatinya selalu merasa terburu-buru. Selalu ingin bergerak. Tidak tenang, tidak damai. Selalu ada yang kurang dan harus dikejar. Hidupnya terasa melelahkan. Akhirnya dia bingung dan tidak lagi bisa berkarya dengan baik, karena selalu merasa kurang. Setelah dia belajar melukis (bukannya menyanyi), dia menemukan panggilan hidupnya, jati dirinya, sehingga berdamai dengan jiwa dan hidupnya.

Tentunya sebelum kita mengikuti kata hati dan mengembangkan talenta, ada hal hal yang harus kita tanyakan sebagai berikut:

1. Hal hal apa yang akan membuat kita bahagia dan ingin kita lakukan setiap saat (what makes us happy and passionate?)
2. Apakah bakat dan talenta saya? Dan bagaimana saya harus mengembangkannya?

Kita patut untuk membuat daftar dari hal hal tersebut diatas agar dapat menemukan hal-hal yang kita cintai untuk kita kerjakan. Jika kita dapat menemukan hal tersebut, maka semangat dari hati kita akan mendorong dan memberi motivasi untuk lebih kreatif dan bekerja keras.

Ciri-ciri hal yang membuat kita bahagia akan berbeda untuk setiap orang, namun apabila setiap pagi kita mudah terbangun, bersemangat (misalnya akan main golf, bahkan jam 4 pagi sudah terbangun), sampai lupa waktu dan tidak kenal lelah serta hal-hal lain yang membuat kita bahagia seperti mengajar, menolong orang lain adalah hal hal yang dapat kita masukan kedalam dream lists.

Bakat atau talenta adalah sesuatu yang kita miliki dan diberikan oleh pencipta kita, namun apabila tidak kita kembangkan, maka talenta kita tidak akan tumbuh. Untuk mengembangkan talenta, kita perlu bekerja keras, namun dengan sepenuh hati, dan otomatis kita dapat menjadi yang terbaik.

- Dapatkah Uthe (Ruth Sahanaya), Vina Panduwinata, Rio Febrian, Andre Hehanusa menjadi penyanyi dengan suara yang khas digandrungi oleh banyak orang tanpa berlatih vocal, gaya , ekspressi selama ratusan bahkan ribuan jam?
- Candra Wijaya dan Tony Gunawan sudah layak pensiun diusia yang lebih dari 30 tahun, mereka sudah keluar dari pelatnas, namun masih menjadi juara dibeberapa turnamen utama dunia. Mengandalkan bakatnya saja tanpa kerja keras, semangat dan percaya diri yang tinggi, mereka tidak akan mencapai prestasi ini.
- Pemain golf seperti Tiger Woods dikatakan memiliki postur ideal dan bakat alami, namun tanpa berlatih keras, memoles pukulannya dengan mencari pelatih yang cocok, berusaha terus untuk mencapai kesempurnaan akan dapat meraih posisi seperti sekarang?

Demikian juga Michele Wie, Annika Sorrenstam Sebagai hakekat penciptaan, sebenarnya bakat atau talenta itu tidak hanya sebagai penyanyi, olahragawan ataupun pelukis, hal hal yang menjadi top vocational list seperti mengajar, menulis, merawat orang, membantu orang, fotografi, berbicara di muka umum, menjadi pemimpin, manajer dan masih banyak lagi adalah talenta yang diberikan kepada kita. Sikap positif terhadap bakat dan talenta yang kita miliki dan mengembangkannya adalah kunci penting untuk hidup bahagia dan bermakna. Mengembangkan talenta, penuh integritas dan menjadi yang terbaik merupakan salah satu tujuan utama penciptaan yaitu menyenangkan hati Sang Pencipta.

Tidaklah ada kata terlambat untuk berubah haluan dan mengerjakan hal hal yang kita sukai meskipun dimulai dari waktu luang. Jika kita hanya bekerja untuk uang semata, maka dalam jangka panjang kita akan kalah dengan orang yang bekerja dengan hatinya, yang mencintai pekerjaannya.

Hidup hanya berdasarkan keinginan uang, kedudukan,nama, tanpa mengikuti kata hati membuat kita menjadi kurang bahagia.

Ingat bahwa waktu berjalan terus, jangan sampai suatu hari kita menyesali kehidupan kita dan tidak dapat kembali membeli waktu hanya untuk melakukan hal hal yang kita sukai ataupun talenta kita.

Dengan mengikuti kata hati dan mengembangkan talenta kita, selain menyenangkan Sang Pencipta juga akan menyenangkan diri kita dan masyarakat sekeliling akan kontribusi kita. Marilah hidup tanpa pernah menyesali yang telah kita lalui.

Untuk lebih lengkapnya dapat dibaca di buku:
* Manajemen Berbasis Nurani (Terbit 1 Januari 2007)
* Best Life; Menjalani Hidup Penuh Makna

BERHENTI SAJA ?

Suatu hari aku memutuskan untuk berhenti. Berhenti dari pekerjaanku, berhenti dari hubunganku dengan sesama dan berhenti dari spiritualitasku. Aku pergi ke hutan untuk bicara dengan Tuhan untuk yang terakhir kalinya. "Tuhan", kataku, "Berikan aku satu alasan untuk tidak berhenti?" Dia memberi jawaban yang mengejutkanku.

"Lihat ke sekelilingmu", kataNya.

"Apakah engkau memperhatikan tanaman pakis dan bambu yang ada dihutan ini?"

"Ya", jawabku.

Lalu Tuhan berkata, "Ketika pertama kali Aku menanam mereka, Aku menanam dan merawat benih-benih mereka dengan seksama. Aku beri mereka cahaya, Aku beri mereka air, pakis-pakis itu tumbuh dengan sangat cepat warna hijaunya yang menawan menutupi tanah namun, tidak Ada yang terjadi dari benih bambu tapi Aku tidak berhenti merawatnya.

Dalam tahun kedua, pakis-pakis itu tumbuh lebih cepat dan lebih banyak lagi. Namun, tetap tidak ada yang terjadi dari benih bambu. Tetapi Aku tidak menyerah terhadapnya. Dalam tahun ketiga tetap tidak ada yang tumbuh dari benih bambu itu, tapi Aku tetap tidak menyerah begitu juga dengan tahun ke empat. Lalu pada tahun ke lima sebuah tunas yang kecil muncul dari dalam tanah. Dibandingkan dengan pakis, tunas itu kelihatan begitu kecil dan sepertinya tidak berarti.

Namun enam bulan kemudian, bambu ini tumbuh dengan mencapai ketinggian lebih dari 100 kaki. Dia membutuhkan waktu lima tahun untuk menumbuhkan akar-akarnya. Akar-akar itu membuat dia kuat dan memberikan apa yang dia butuhkan untuk bertahan. Aku tidak akan memberikan ciptaanku tantangan yang tidak bisa mereka tangani."

"Tahukan engkau anakKu, dari semua waktu pergumulanmu, sebenarnya engkau sedang menumbuhkan akar-akarmu? Aku tidak menyerah terhadap bambu itu, Aku juga tidak akan pernah menyerah terhadapmu."

Tuhan berkata "Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Bambu-bambu itu memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan dengan pakis tapi keduanya tetap membuat hutan ini menjadi lebih indah."

"Saat mu akan tiba", Tuhan mengatakan itu kepadaku.

"Engkau akan tumbuh sangat tinggi"

"Seberapa tinggi aku harus bertumbuh Tuhan?" tanyaku.

"Sampai seberapa tinggi bambu-bambu itu dapat tumbuh?" Tuhan balik bertanya.

"Setinggi yang mereka mampu?" aku bertanya

"Ya." jawabNya, "Muliakan Aku dengan pertumbuhanmu, setinggi yang engkau dapat capai."

Lalu aku pergi meninggalkan hutan itu, menyadari bahwa Allah tidak akan pernah menyerah terhadapku dan Dia juga tidak akan pernah menyerah terhadap anda. Jangan pernah menyesali hidup yang saat ini anda jalani sekalipun itu hanya untuk satu hari. Hari-hari yang baik memberikan kebahagiaan; hari-hari yang kurang baik memberi pengalaman; kedua-duanya memberi arti bagi kehidupan ini.

07 Oktober 2008

Minuman isotonik semakin gencar menyerbu pasaran

Di balik kesan kesegarannya, minuman isotonik dapat berbahaya apabila dikonsumsi sembarangan. Sebuah iklan minuman isotonik di televisi mengatakan, ion di dalam isotonik mampu menjaga kelembapan kulit dan tubuh lebih baik daripada air biasa. Iklan lain menyebutkan, kehilangan dua persen cairan tubuh akan menurunkan stamina dan konsentrasi.

Dosen pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Fransiska Rungkat Zakaria, mengatakan, iklan produk isotonik sebagian menyesatkan masyarakat. Di iklan, seolah-olah isotonik bisa diminum siapa saja dan dalam kondisi apa saja. Padahal, Fransiska mengingatkan, isotonik tidak bisa dikonsumsi sembarangan karena minuman ini mengandung garam natrium (NaCl). ...

Setiap garam yang dilarutkan dalam air, kata Fransiska, pasti akan berubah menjadi ion Na dan ion Cl. "Jadi, ion yang terkandung dalam sayur lodeh dengan ion dalam isotonik itu sama saja," tutur Fransiska. Karena berisi garam, isotonik tidak boleh diminum sembarangan. Apabila berlebihan, kadar garam dalam tubuh akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Menurut Fransiska, makanan yang kita konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk menggantikan natrium dan klorida yang keluar bersama keringat. ...

"Setiap kali masak, kita selalu menggunakan garam. Itu sudah cukup untuk mengganti garam yang keluar dari tubuh. Bahkan berlebih," papar Fransiska.

Ia mengingatkan, dalam kondisi normal, tubuh orang dewasa hanya memerlukan 2,3 gram natrium per hari, sedangkan klorida hanya 50-100 mg. Pada anak-anak, kebutuhan dua zat itu lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa. Apabila kita memasak tanpa garam, kebutuhan natrium dan klorida juga sudah bisa dipenuhi dari bahan makanan..

" Karena itu, pada kondisi normal, kita tidak perlu lagi mengganti cairan tubuh dengan isotonik," kata Fransiska. Fransiska mengingatkan, isotonik lebih cocok dikonsumsi atlet yang menggeluti olahraga berat. Pada atlet olahraga berat, kebutuhan sodium memang lebih tinggi dari orang biasa, yaitu 5-7 gram per hari. ...

Bahkan disebutkan, tanpa menyebut kondisinya, isotonik lebih baik dari air biasa. Menurut Fransiska, iklan semacam itu sangat menyesatkan masyarakat. Produsen boleh saja menarik pembeli dengan iklan yang kreatif, tetapi dalam iklan juga harus dicantumkan informasi yang jelas, bukan informasi menyesatkan. ...

Pemikiran Bunda Teresa

Kalau kamu jujur dan terus-terang, orang akan mengira kamu sedang berbuat curang, bagaimanapun juga, tetaplah berlaku jujur.

Apa yang kamu bangun selama bertahun-tahun, bisa saja dihancurkan oleh seseorang dalam waktu satu malam. Tapi, tetaplah membangun bangunan itu.

Kalau kamu berada dalam kedamaian dan kebahagiaan, orang-orang pasti iri dan cemburu, maka dari itu tetaplah kamu bahagia dan tersenyum dalam kedamaianmu.

Perbuatan baik yang hari ini kamu lakukan, bisa jadi dilupakan oleh orang esok hari, tetapi bagaimanapun juga, tetaplah berbuat baik. Berilah dunia ini yang paling bagus yang kamu miliki, dan itu belum tentu cukup tapi…bagaimanapun juga, tetaplah memberi.

Dan kamu akan lihat pada akhirnya bahwa “semua ini hanya urusan antara kamu dan Tuhan saja”.

28 September 2008

Bagaimana berpikir dan bermimpi secara kreatif

1. Percaya bahwa sesuatu dapat dilakukan. Jika anda percaya sesuatu dapat dilakukan, pikiran anda akan mencari cara-cara untuk melakukannya. Percaya akan suatu solusi melicinkan jalan menuju solusi. Hapuskan kata “tidak mungkin”, “tidak akan berhasil”, “tidak dapat dikerjakan”, “tidak ada gunanya mencoba” dari pikiran dan kosakata pembicaraan anda.

2. Jangan biarkan tradisi melumpuhkan pikiran anda. Bersikaplah menerima gagasan baru. Lakukan eksperiment. Cobalah pendekatan baru. Bersikaplah progresif dalam semua yang anda kerjakan.

3. Bertanyalah kepada diri sendiri setiap hari, “Bagaimana saya dapat bekerja dengan lebih baik?” Tidak ada batas untuk perbaikan diri. Ketika anda bertanya kepada diri sendiri, “Bagaimana saya dapat bekerja dengan lebih baik?” jawaban yang tepat pun akan muncul. Cobalah dan lihat hasilnya.

4. Bertanyalah kepada diri sendiri, “Bagaimana saya dapat bekerja lebih banyak?” Kapasitas adalah keadaan pikiran. Mengajukan pertanyaan ini kepada diri sendiri membuat pikiran anda bekerja mencari jalan pintas yang cerdik. Kombinasi yang berhasil di dalam bisnis: Kerjakan apa yang anda kerjakan dengan lebih baik (perbaiki kualitas keluaran anda), dan: Kerjakan lebih banyak apa yang anda kerjakan (tingkatkan kuantitas keluaran anda).

5. Praktekkan bertanya dan mendengarkan. Bertanya dan dengarkan maka anda pun akan memperoleh bahan mentah untuk mencapai keputusan yang tepat. Ingat: Orang besar memonopoli kegiatan mendengarkan; orang kecil memonopoli kegiatan berbicara.

6. Bentangkan pikiran anda. Dapatkan stimulasi. Bergaul dengan orang yang dapat membantu anda memikirkan gagasan baru, cara baru mengerjakan segala sesuatunya. Berbaurlah dengan orang dari minat pekerjaan dan sosial yang berbeda.

24 September 2008

Bagaimana berpikir besar. Ingat berpikir besar selalu memberikan imbalan

1. Jangan mengidap kompleks inferioritas. Taklukkan kebiasaan mencela diri. Berkonsentrasilah pada aset atau kelebihan anda. Anda lebih baik daripada anda duga.

2. Gunakan kosakata pemikir besar. Gunakan kata-kata yang besar, cerah, ceria, menjanjikan kemenangan, harapan, kebahagiaan, kesenangan; hindari kata-kata yang menimbulkan gambaran tidak menyenangkan berupa kegagalan, kekalahan, kesedihan.

3. Bentangkan visi anda. Lihat apa kemungkinannya, bukan hanya apa yang ada. Praktekkan menambah nilai pada benda, pada orang, dan pada diri sendiri.

4. Dapatkan pandangan yang besar mengenai pekerjaan anda. Berpikirlah, benar-benar berpikir bahwa pekerjaan anda yang sekarang benar-benar penting. Bahwa promosi berikutnya bergantung terutama pada bagaimana anda berpikir mengenai pekerjaan anda sekarang.

5. Jangan berpikir tentang hal-hal yang sepele. Fokuskan perhatian anda pada sasaran yang besar. Sebelum terlibat dalam persoalan yang kecil, bertanyalah kepada diri sendiri, “Apakah ini benar-benar penting?”

Bertumbuhlah menjadi besar dengan berpikir besar!

Bangun kepercayaan dan hancurkan ketakutan

1. TINDAKAN MENYEMBUHKAN KETAKUTAN. Kurung ketakutan anda dan kemudian ambil tindakan konstruktif.

2. Lakukan usaha tertinggi untuk memasukkan hanya pikiran positif ke dalam ingatan anda. Jangan biarkan pikiran negatif yang mencela diri berkembang menjadi monster mental. Jangan mau sama sekali mengingat kejadian atau peristiwa yang tidak menyenangkan.

3. Tempatkan orang pada perspektif yang benar. Ingat, orang lebih sama, jauh lebih sama, ketimbang berbeda. Dapatkan pandangan yang seimbang mengenai orang lain. Ia hanya manusia biasa. Dan kembangkan sikap penuh pengertian. Banyak orang akan menyalak, tetapi jarang sekali benar-benar menggigit.

4. Praktekkan melakukan apa yang hati nurani anda katakan sebagai hal yang benar kepada anda. Ini mencegah berkembangnya kompleks rasa bersalah yang beracun. Mengerjakan apa yang benar adalah kaidah yang sangat praktis untuk berhasil.

5. Buat segalanya tentang anda berbunyi, “saya percaya diri, benar-benar percaya diri.” Praktekkan teknik-teknik kecil ini di dalam aktivitas anda sehari-hari:

  1. duduklah selalu di barisan depan
  2. adakan kontak mata
  3. berjalanlah 25 persen lebih cepat
  4. berbicaralah terus terang
  5. tersenyumlah lebar-lebar

21 September 2008

JANGAN JADI GELAS

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya yang belakangan ini wajahnya selalu tampak murung. "Kenapa kau selalu murung, Nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Kemana perginya wajah bersyukurmu?" "Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya.", jawab sang murid muda.

Sang Guru terkekeh. "Coba ambil segenggam garam dan masukkan ke segelas air itu.", kata Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.", lanjut gurunya. Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin. "Bagaimana rasanya?", tanya Sang Guru. "Asin dan perutku jadi mual.", jawab si murid dengan wajah yang masih meringis. Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan. "Sekarang kau ikut aku.". Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat tinggal mereka.

"Ambil garam yang tersisa dan tebarkan ke danau." Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. "Sekarang, coba kau minum air danau itu.", kata Sang Guru. Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya Sang Guru bertanya kepadanya, "Bagaimana rasanya?" "Segar, segar sekali!", kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya.

"Nak.", kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Si murid terdiam, mendengarkan. "Tapi, Nak, rasa asin dari penderitaan yang kau alami itu sangat tergantung dari kebesaran hati yang menampungnya. Jadi, Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan hati dalam dadamu itu menjadi sebesar danau."

18 September 2008

Menghilangkan Batu Empedu Cara Alamiah

oleh Dr Lai Chiu-Nan

Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita hampir pasti mengindapnya. Apalagi karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. "Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama" kata Dr Chiu-Nan.

"Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya. Dalam penelitian di Tiongkok saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya. Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu. Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlah saja.. Gejala adanya batu empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut ('nek, busung) sehabis makan. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam kondisi parah ada tambahan rasa nyeri pada ginjal."

cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah. Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati, karena hati dan kandung empedu saling berkaitan.

Tata-cara pengobatannya adalah sebagai berikut:

Selama lima hari berturut-turut minumlah empat (4) gelas sari buah apel segar setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel segar,tergantung selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa.

Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 petang, telanlah satu sendok teh "Epsom salt" (magnesium sulfat, garam Inggris??) dengan segelas air hangat. Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium sulfat berkhasiat membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya melumasi batu2 untuk melancarkan keluarnya batu empedu.

Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda. "Batu-batu ini biasanya mengambang," menurut Dr Chiu-Nan. "Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu. Banyak sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak semuanya keluar. Baik sekali apabila kita sekali-kali membersihkan kandung empedu kita.

NB:
Garam Inggris beli di apotik harga Rp2.500. Minyak Zaitun kalau kita ke Supermarket namanya Olive Oil,harga 25-30 ribu satu botol. Di Apotek juga ada. Guna Jeruk agar kita tidak muntah saat minum Minyak Zaitun.

15 September 2008

Berhentilah Berteriak -- Teriakan akan mematikan "ROH"

salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk primitif yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon(Pasifik Selatan) yang menarik adalah meneriaki pohon. Untuk apa? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak.

Inilah yang mereka lakukan, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari. Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu perlahan-lahan daunnya mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan.

Aneh tetapi itu terjadi, ini membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup tertentu seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya. Akibatnya, dalam waktu panjang, makhluk hidup itu akan mati.

Seikat kembang

Seorang pria turun dari sebuah mobil mewah yang diparkir di depan kuburan umum. Pria itu berjalan menuju pos penjaga kuburan. Setelah memberi salam, pria yang ternyata adalah sopir itu berkata, "Pak, maukah Anda menemui wanita yang ada di mobil itu? Tolonglah Pak, karena para dokter mengatakan sebentar lagi beliau akan meninggal!"

Penjaga kuburan itu menganggukkan kepalanya tanda setuju dan ia segera berjalan di belakang sopir itu. Seorang wanita lemah dan berwajah sedih membuka pintu mobilnya dan berusaha tersenyum kepada penjaga kuburan itu sambil berkata, "Saya Ny. Steven. Saya yang selama ini mengirim uang setiap dua minggu sekali kepada Anda. Saya mengirim uang itu agar Anda dapat membeli seikat kembang dan menaruhnya di atas makam anak saya. Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan hati Anda. Saya ingin memanfaatkan sisa hidup saya untuk berterima kasih kepada orang-orang yang telah menolong saya." "O, jadi Nyonya yang selalu mengirim uang itu? Nyonya, sebelumnya saya minta maaf kepada Anda. Memang uang yang Nyonya kirimkan itu selalu saya belikan kembang, tetapi saya tidak pernah menaruh kembang itu di pusara anak Anda." jawab pria itu. "Apa, maaf?" tanya wanita itu dengan gusar. "Ya, Nyonya. Saya tidak menaruh kembang itu di sana karena menurut saya, orang mati tidak akan pernah melihat keindahan seikat kembang. Karena itu setiap kembang yang saya beli, saya berikan kepada mereka yang ada di rumah sakit, orang miskin yang saya jumpai, atau mereka yang sedang bersedih. Orang-orang yang demikian masih hidup, sehingga mereka dapat menikmati keindahan dan keharuman kembang-kembang itu, Nyonya," jawab pria itu. Wanita itu terdiam, kemudian ia mengisyaratkan agar sopirnya segera pergi.

Tiga bulan kemudian, seorang wanita cantik turun dari mobilnya dan berjalan dengan anggun ke arah pos penjaga kuburan. "Selamat pagi. Apakah Anda masih ingat saya? Saya Ny. Steven. Saya datang untuk berterima kasih atas nasihat yang Anda berikan beberapa bulan yang lalu. Anda benar bahwa memperhatikan dan membahagiakan mereka yang masih hidup jauh lebih berguna daripada meratapi mereka yang sudah meninggal. Ketika saya secara langsung mengantarkan kembang-kembang itu ke rumah sakit atau panti jompo, kembang-kembang itu tidak hanya membuat mereka bahagia, tetapi saya juga turut bahagia. Sampai saat ini para dokter tidak tahu mengapa saya bisa sembuh, tetapi saya benar-benar yakin bahwa sukacita dan pengharapan adalah obat yang memulihkan saya!"

12 September 2008

Ciuman Jawa Barat

CIAMIS = Ciuman Amat Manis
CIANJUR = Ciuman Yang Jujur
CIAWI = Ciuman Manusiawi
CIBINONG = Ciiuman Bibir Monyong
CIBITUNG = Ciuman Bikin Untung
CIBUBUR = Ciuman Buru Buru
CIBULAN = Ciuman Butuh Lanjutan
CIDODOL = Ciuman Dompet Do’i Ilang
CIHAMPELAS = Ciuman Hanya Membuat Perut Mulas
CIKALONG = Ciuman Kalo Laki Nganggur
CIKEAS = Ciuman Kenceng Asyik
CIKUPA = Ciuman Kurang Pas
CILEUNGSI = Ciuman Lengket Untuk Jaga Gengsi
CILIWUNG = Ciuman Geli Wanita Murung
CIMAHI = Ciuman Mah Di Dahi
CIMANDE = Ciuman Manja Adek
CIMANDIRI = Ciuman Mantu Sendiri
CIMANUK = Ciuman Manusia Kunyuk
CIPANAS = Ciuman Paling Ganas
CIPATAT = Ciuman Pada Tetangga
CIPINANG = Ciuman Pipi Tunangan
CISAAT = Ciuman Sangat Ketat
CISADANE = Ciuman Sayang Dari Anne’
CISALAK = Ciuman Sayang Laki
CITARIK = Ciuman Wanita Menarik
CITARUM = Ciuman Wanita Harum
CIUJUNG = Ciuman Ujungnya Doang
CILACAP = Maaf Anda Telah Memasuki Wilayah Jawa Tengah

10 September 2008

Manajemen Stress

Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut. -Stephen Covey

Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?"
Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama andamemegangnya." kata Covey. "Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."

"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey. "Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi". Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.

Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok.Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.

Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya. ..!! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita