Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan

26 Mei 2014

3 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menghadapi Investor

Posted  30 May 2012  by StartupBisnis   
Kesan pertama selalu penting dalam setiap bisnis, terutama jika Anda hendak meyakinkan investor untuk mendanai startup Anda.
Angel Investor dan Venture Capitalists memiliki beberapa syarat spesifik untuk menilai apakah sebuah startup itu layak untuk didanai atau tidak. Jika Anda baru pertama kali mencoba mencari investor, Anda harus melakukan banyak persiapan. Berikut ini adalah 3 tips yang bisa Anda gunakan untuk menarik para investor tersebut.
1. Jangan menawarkan banyak penawaran terlalu dini
Berhati-hatilah saat bekerja sama dengan lebih dari 1 perusahaan sebagai pihak ke tiga di masa pertama dalam perundingan, kata Lori Hoberman kepala dari Chadbourne & Parke’s emerging companies dan praktisi ventur-capital. Sementara Anda tergoda untuk memberikan presentasi yang besar dari perusahaan Anda kepada investor sebagai ganti dari aliran dana segar bagi perusahaan Anda, Anda harus mempertimbangkan lagi keuputsan Anda tersebut. Sebagaimana perusahaan Anda bertumbuh,Anda harus memperhitungkan setinggi apa perusahaan Anda nanti dapat berkembang, dan Anda harus memperjuangkan nilai yang dimiliki perusahaan Anda dengan mempertimbangkan sebaik-baiknya penawaran yang diberikan investor.
 2. Mengetahui “angka” Anda
Anda harus mengesankan investor Anda dengan pengetahuan Anda tentang bisnis Anda dari sisi keuangan. Jika Anda terintimidasi dengan permainan angka-angka, carilah seorang ahli untuk membantu Anda mempersiapkannya. Tapi saat Anda harus mempresentasikan di depan investor, Anda sebagai pemilik bisnis tersebut harus dengan percaya diri membawakan presentasinya, dan harus yakin bahwa bisnis yang Anda tawarkan ini menguntungkan, kapan Anda akan mencapai BEP (break even point) dan seperti apa pasar yang Anda targetkan. Determinasikanlah secara jelas berapa nilai dari perusahaan Anda dan berapa tahun Anda bisa mencapai keuntungan. Yang perlu Anda lakukan saat menghadapi para investor adalah mengetahui betul angka-angka yang harus Anda presentasikan, bersikap percaya diri, dan melewati tes “wajah datar”.
3. Bayarlah diri Anda
Saat Anda sedang menghitung biaya, pastikan juga bahwa Anda menambahkan biaya untuk gaji Anda sendiri. Para investor mengharapkan hal itu. Mungkin akan memakan waktu berbulan-bulan bagi Anda untuk bertahan tanpa di gaji demi mempertahankan bisnis yang baru berjalan tersebut, tapi Anda harus mengingat hal itu dan membayar diri Anda sendiri begitu perusahaan Anda sudah bisa menghasilkan keuntungan. Jika Anda tidak cukup menghargai diri Anda sendiri, para investor pun akan melakukan hal yang sama.

03 Juli 2013

karakter berbeda-beda dari investasi

Cara investasi yang aman adalah mengenali dulu karakter tiap instrumen investasi sebelum memutuskan untuk memilih investasi. Jangan hanya tergiur keuntungan yang belum tentu didapat.

Sebelum mengenal cara memilih investasi, sebaiknya Anda pahami dulu apa yang dimaksud dengan investasi. Investasi adalah suatu istilah yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk harta dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.
Selain dapat menambah penghasilan seseorang, investasi juga membawa resiko keuangan jika investasi tersebut gagal. Cara memilih investasi yang tidak hati-hati akan berujung pada kerugian. Kerugian/kegagalan investasi disebabkan oleh banyak hal, diantaranya adalah faktor keamanan (baik dari bencana alam atau diakibatkan faktor manusia), atau faktor ketertiban hukum.

Cara memilih investasi yang aman harus mempertimbangakan karakter investasi tersebut. Investasi dilihat dari karakternya mempunyai tiga karakter utama:
1. Pertumbuhan: peningkatkan nilai investasi (kalo didiamkan nilainya akan naik)
2. Penghasilan: pengembalian tunai dari investasi (memberikan keuntungan perbulan)
3. Resiko: kemungkinan kerugian investasi (kalo rugi, investasi/uang Anda bisa lenyap sebagian atau seluruhnya)

Cara memilih investasi yang baik adalah PILIH DUA DIANTARANYA.

Jarang sekali atau sedikit kemungkinan sebuah investasi akan mempunyai ketiga unsur tersebut. Cara memilih investasi yang baik adalah memilih dua dari ketiga unsur diatas. Pilihan tersebut tentunya disesuaikan dengan karakter Anda. Apakah Anda orang yang sangat berhati-hati (konservatif), apakah Anda orang yang berani mengambil resiko (agresif), atau Anda orang diantara keduanya (moderat).
Selain itu dalam cara  memilih investasi yang baik, pertimbangkan hal-hal penting lainnya contohnya: sejauh mana toleransi Anda terhadap resiko, seberapa besar Anda ingin untung, seberapa cepat Anda ingin nilai investasi Anda berlipat ganda, dll.

Contoh investasi dari karakteristik diatas adalah:
rumah kontrakan: karakter resiko kecil & pertumbuhan
berdagang, saham: karakter penghasilan & pertumbuhan
deposito: karakter resiko kecil & penghasilan

Kalau Anda merupakan tipe investor yang konservatif tips berikut dapat menjadi pegangan, yaitu sebar resiko secara luas dan hanya mengambil sedikit resiko dalam pertumbuhan tinggi atau investasi-investasi yang berpenghasilan potensial.

Anda akan memilih cara investasi yang mana?

sumber: suksesitubebasdotcom